5 Tips about aig malaysia motor insurance You Can Use Today



Jika terjadi shortage dalam kapal curah, namun ternyata tidak dijamin asuransi krn adanya klausul “co-mingled” dalam polis. …”When shipments in bulk insured hereunder are stowed in such a way as to become co-mingled with other identical bulk shipments belonging to and/or insured by Some others or owned through the Insured but supposed for various consignee, it's agreed that during the function of loss of damage because of a peril insured in opposition to, this kind of decline or harm shall be Professional-rated in accordance While using the respective fascination (s) on the get together of parties involved with the ratio that the quantity or product or service belonging to each occasion bears to the whole amount or item co-mingled..”

Yang dimaksud “Maintenance Charge dalam asuransi tentunya adalah Expense or bills incurred to help make good the broken things” biasanya terdiri dari biaya content + ongkos perbaikan. ongkos perbaikan tentu termasuk shipping, cargo, jika spare sections tidak tersedia di dalam negeri ya tentu termasuk biaya-biaya import, kalo di dalam negeri tidak tersedia teknisi yang bisa memperbaiki ya.

saya mau nanya ni pak, biasanya dalam polis asuransi maritime cargo alamt si penerima barang kan harus dicantumkan (apabila ada)sesuai dg knowledge dari tertanggung, setlah polis terbit kebetulan ada klaim click to read barang hilang dan dari pihak penanggung melakukan survey ke si penerima, ternyata alamat yang diberikan oleh tertanggung tsb tidak ada.

Ngga ada keterangan jelas mengenai hal ini, kalo mengacu ke daluwarsa piutang dagang ya paling sedikit twelve directory bulan

saya minta tolong bisa gak pak coba ditampilkan salah satu gambar contoh polis asuransi pengangkutan muatan?

over the expiry of 60 times just after completion of discharge overside of the goods hereby insured in the oversea vessel at the final port of discharge,

Setibanya di gudang Consignee barang yang berada didalam kontainer diketahui mengalami kerusakan dan selama perjalan tidak terjadi kecelakaan. Bagaimana cara kita menentukan bahwa barang tersebut mengalami kerusakan selama perjalanan darat?

sesungguhnya masalah tanggungjawab pengangkut sesungguhnya sudah diatur didalam undang-undang nomor seventeen tahun 2008 tentang Pelayaran ,yang mana diwajibkan kepada seluruh pelayaran lokal ( berbendera indonesia) untuk mengasuransikan tanggungjawabnya kepada pihak asuransi, yang jadi permasalahnya adalah Peraturan pemerintah atas undang undang tsb ( yang menjadi aturan pelaksana Undang2) sampai saat ini belum dibentuk ( kayanya masih dalam penggodokan di DPR) sungguh aneh bukan ??

Apakah ada kaitan antara besaran premi pengiriman barang/cargo melalui laut dengan indeks keamanan laut di suatu negara ?

mau tanya untuk asuransi marine cargo jika terdapat kesalahan di No. B/L apakah harus di endorsement pak ? mengingat see here kesalahan tersebut (menurut saya tidak lethal) dan bisakah dilakukan proses penerbitan ulang pak ?. terima kasih pak

akhir dan apakah diperbolehkan disimpan digudang pelabuhan dulu sampai dengan 60 hari baru barang diteruskan ke gudang penerima akhir, terima kasih Pak Imam atas penjelasan dan share ilmunya

Saya mau menanayakan ttg berapa batasan nilai untuk klaim shortage atau berkurangnya nilai yg wajar ? Apakah ada acuan standardnya ? Terima kasih

karena sering kejadian antara berat cargo berdasarkan “draft study” tidak sama dengan hasil penimbangan darat (weighbridge scale). bagaimana solusi penyelesaiannya?

kesulitan dalam hal pembuatan / penerbitan polis marine cargo hampir tidak ada, kecuali masalah “time” karena polis biasanya dibutuhkan “urgent” untuk proses “personalized”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *